Tampilkan postingan dengan label Server. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Server. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Desember 2015

Cara Menghubungkan 2 Komputer Menggunakan LAN

Cara Menghubungkan Antar Komputer/Laptop dan Setting LAN | Jika anda mempunyai dua komputer dan ingin menghubungkannya agar kedua komputer tersebut bisa saling tersambung dan dapat saling terkoneksi satu sama lain untuk bertukar data, sharing printer, sharing internet, sharing aplikasi, game, dan lain-lain. cara yang paling praktis adalah menghubungkannya dengan menggunakan kabel UTP atau biasa disebut dengan kabel LAN

Cara LAN Komputer Ke Komputer
Syarat menghubungkan kedua komputer menggunakan LAN harus memiliki :
  • Port Ethernet (LAN Card/NIC Card).
  • Kabel Cross

Cara Menghubungkan 2 Komputer
Menghubungkan Komputer Dengan LAN

Pada umumnya komputer yang ada pada saat ini sudah memiliki Port Ethernet namun untuk komputer yang lawas alias sudah jadul biasanya belum terpasang, cara mengatasinya bisa dengan menambahkan NIC PCIatau NIC USB (USB to LAN)

Port LAN pada komputer Desktop


Port LAN pada Laptop

Agar bisa saling terhubung antar kedua komputer secara langsung tanpa menggunakan perangkat tambahan seperti Switch kita bisa gunakan Kabel UTP / kabel  LAN dengan konfigurasi Cross-over. Jika anda sudah mempunyai kabel LAN Cross-over, colokkan kedua ujung konektor tersebut pada masing-masing port ethernet di kedua komputer/laptop yang akan saling terhubung.

Setelah kita sudah menyiapkan koneksi  fisiknya, kemudian agar kedua komputer dapat saling terhubung kita harus mensetting IP address pada masing-masing komputer

Cara Setting IP Adress

Setting Untuk Komputer A
  • Klik pada Logo Network di sebeleh kanan bawah layar desktop, kemudian klik Open Network and Sharing Center 

  • Selanjutnya klik Local Area Connection kemudian Properties

  • Kemudian pada bagian Internet Protocol Version 4(TCP/IPv4) klik Properties

  • Pilih Use the following IP address

  • Isikan IP address misalnya : 192.168.0.1
  • Subnet mask : 255.255.255.0
  • Klik OK



Setting Untuk Komputer B
Lakukan step-step yang sama untuk komputer B, namun bedakan IP addressnya
  • Klik pada Logo Network di sebeleh kanan bawah layar desktop, kemudian klik Open Network and Sharing Center
  • Selanjutnya klik Local Area Connection kemudian Properties
  • Kemudian pada bagian Internet Protocol Version 4(TCP/IPv4) klik Properties
  • Pilih Use the following IP address
  • Isikan IP address yang berbeda dengan komputer A, contoh : 192.168.0.2
  • Subnet mask : 255.255.255.0
  • Klik OK, Finish


Jika benar mengikuti langkah-langkah diatas seharusnya antara kedua komputer anda sudah dapat saling terhubung, jika belum terhubung coba pastikan kabel LAN anda bermasalah atau tidak, cara mengeceknya bisa menggunakan LAN tester.


Cara Mengetahui Komputer Sudah Terhubung

Untuk mengecek koneksi, dapat dilakukan dengan perintah ping
(untuk dapat melakukan perintah ping, offkan/matikan terlebih dahulu Windows Firewallnya, masuk dari Control Panel--> Windows Firewall --> Turn off Windows Firewall)

Perintah Ping dari Komputer A ke Komputer B

Di Komputer A masuk kebagian Command Prompt, (Windows + R) kemudian ketik CMD maka akan tampil tab layar Command Prompt (layar yang berwarna hitam)

Ketik :
ping 192.168.0.2

kemudian tekan Enter
Jika berhasil terhubung akan ada Reply dari komputer B (192.168.0.2)




Perintah Ping dari Komputer B ke komputer A

Lakukan juga perintah ping dari komputer B ke komputer A, buka Command Prompt (Windows + R) kemudian ketik CMD

Ketik :
ping 192.168.0.1

kemudian tekan Enter
Maka harus ada Reply dari komputer A (192.168.0.1)

Demikianlah cara menghubungkan kedua komputer dengan menggunakan jaringan LAN, sekian dan semoga bermanfaat




Sumber: cara-terindah.blogspot

Pengertian Client Side dan Server Side Web Programming

Client-side Web Programming 

Secara umum, suatu client adalah satu aplikasi komputer, seperti web browser yang berjalan pada satu komputer lokal dari pengguna atau workstation, dan terhubung ke suatu server. Client-side programming adalah program komputer pada web yang dijalankan pada sisi client, oleh web browser. Hal ini berlawanan arti dengan Server-side scripting. Operasi dapat dilakukan oleh client-side karena operasi tersebut membutuhkan akses ke informasi atau fungsi yang tersedia pada client tetapi tidak pada server, karena pengguna membutuhkan observasi terhadap operasi tersebut atau menyediakan input, atau server kekurangan kekuatan pememrosesan untuk melakukan operasi yang tepat waktu untuk seluruh client yang harus dilayaninya.  Sebagai tambahan, jika operasi dapat dilakukan oleh client tanpa mengirim data melalui jaringan, maka hal itu memakan waktu lebih sedikit, menggunakan lebih kecil bandwidth dan mengurangi resiko keamanan.


Client-side Script seringkali dimasukkan (embedded) di dalam dokumen HTML, tetapi dapat juga berada di dalam file terpisah, yang direferensikan oleh dokumen yang menggunakannya. Atas sebuah request, file yang diperlukan dikirimkan oleh web server kepada komputer user.  Web browser milik user melakukan eksekusi terhadap Script, lalu menampilkan dokumen, termasuk output yang dapat terlihat dari Script. Client-side Script juga dapat berisikan perintah yang harus diikuti oleh web browser jika user berinteraksi dengan dokumen dengan cara tertentu, contohnya klik sebuah tombol.

Server-side Web Programming 
 
Terminologi Server-side memiliki arti operasi yang dilakukan oleh server didalam sebuah client-server relationship. Umumnya, sebuah server adalah program, seperti web server, yang berada pada sebuah remote server, yang dapat dijangkau oleh komputer lokal milik user. Operasi dilakukan pada sisi Server, karena memerlukan akses atas informasi atau fungsi yang tidak tersedia pada client, atau pada aplikasi yang tidak dapat dilakukan pada Client-side. Operasi Server-side juga meliputi proses dan penyimpanan data dari client ke suatu server, yang dapat dilihat oleh sekelompok Client. Server-side Scripting adalah teknologi Web Server dimana request oleh user dipenuhi dengan cara menjalankan script langsung pada web server untuk menghasilkan halaman HTML dinamis. Umunya menyediakan website interaktif pada database dan penyimpanan data lainnya. Keuntungan utama dari Server-side Script adalah kemampuan untuk mengatur response berdasarkan keperluan user, hak akses, atau query ke dalam data store.

Contoh Teknologi Server-side Programming :
 1.  ASP  (Active Server Page)
Solusi yang dirancang Microsoft memungkinkan berbagai bahasa (meskipun umumnya VBScript digunakan) di dalam halaman HTML, terutama digunakan pada Windows tapi dengan terbatas dukungan pada platform lainnya.
 2.  ColdFusion 
Tag lintas platform berbasis server side scripting sistem komersial.
 3.  JSP  (Java Server Page)
Sebuah sistem berbasis Java untuk embedding kode dalam halaman HTML.
 4. Lasso 
Sebuah DataSource netral bahasa pemrograman ditafsirkan dan platform server lintas.  
 5. SSI 
Sebuah sistem yang cukup mendasar yang merupakan bagian umum dari web server Apache.
 6. PHP  (Hypertext PreProcessor)
Merupakan jenis pemrograman web yang dasarnya dari linux. Bahasa pemrograman ini termasuk open source karena sumbernya dari sistem operasi linux dan juga menggunakan database SQL (Structure Query Language).